Tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit yang perlu diwaspadai oleh setiap orang, karena penyakit ini bisa saj menyerang siapapun yang mempunyai gejala-gejalanya. Tekanan darah tinggi yang dapat menyebabkan penyakit lain seperti jantung biasa disebut dengan hipertensi. Tekanan darah tinggi ini melawan dinding arteri dari jantung kemudian yang memompa darah melalui arteri. Tekanan darah yang sangat tinggi ini dapat menganggu sirkulasi darah dalam tubuh.
Tekanan darah dibagi menjadi dua. Yaitu tekanan sistolik
atau biasa disebut dengan angka atas dan yang kedua adalah tekanan diastolik
atau angka bawah. Tekanan sistolik ini adalah tekanan yang maksimal karena
jantung berkontraksi, sementara tekanan diastolik adalah tekanan terendah
antara kontraksi disaat jantng sedang beristirahat.
Menurut sebuah penelitian, hampir semua orang dapat
mengalami tekana darah tinggi. Oleh karena itu, dalam penelitian tersebut juga
mengatakan bahwa penyakit ini adalah salah satu penyakit yang menyerang 31%
populasi di Indonesia. Tekanan darah tinggi atau hipertensi ini sering juga
disebut pembunuh diam-diam, karena penyakit ini tidak menyebbakan gejala jangka
panjang tapi mungkin mengakibatkan penyakit komplikasi yang sering mengancam
nyawa seperti halnya penyakit jantung.
Adapun tekanan darah tinggi yang tidak dapat terkontrol
dapat mengakibatkan :
Serangan jantung atau stroke
Tekanan darah tinggi yang dapat melukai dinding pembuluh
darah dapat menyebabkan pembuluh darah menjadi kaku dan sempit. Efeknya adalah
darah menjadi tidak lancar sehingga menyebbakan otak mengalami stroke dan
jantung mengalami komplikasi.
Aneurisma
Tekanan darah tinggi juga dapat mengakibatkan dinding
pembuluh darah melemah lalu melembung menjadi sepetri balon didinding membentuk
aneurisma. Nah, ketika aneurisma ini pecah maka bahayanya akan dapat
mengakibatkan kematian.
Gagal jantung
Jantung seharusnya mampu memompa dengan ekkuatan yang besar
yang dapat mengakibatkan penebalan otot jantung. Semakin tebal otot jantung,
maka akan membutuhkan energi yang sangat besar pula saat memompa darah. Akibatnya
adalah tubuh kesulitan mendapatkan sirkulasi darah sehingga menjadikan kondisi
gagal jantung.
Gagal Ginjal
Pembuluh darah di ginjal menjadi semakin sempit dan melemah,
sehingga ginjal tdak dapat berfungsi dengan baik.
Gangguan Penglihatan
Pembuluh dimata menjadi tebal, sempit, atau justru pecah
mengakibatkan ganguan penglihatan
Sindroma Metabolik
Sindroma Metabolik merupakan kumpulan gangguan metabolisme
tubuh seperti peningkatan lingkar pinggang, kadar trigiliserida tinggi-HDL
kolesterol rendah, tekanan darah tinggi dan kadar insulin tinggi. Sindroma
Metabolik menjadi faktor resiko terjadinya diabetes, stroke dan penyakit
jantung.
Gangguan Mengingat
Tekanan darah tinggi atau hipertensi juga dapat
mengakibatkan gangguan belajar, memahami dan mengingat.
Jika penyakit ini tidak terdeteksi dan diobati secara
segera, maka hipertensi ini dapat mengakibatkan penyakit yang berbahaya seperti
penyakit arteri koroner, gagal jantung, gagal ginjal dan banyak sekali penyakit
berbahaya lainnya.
Penyakit ini dapat terdeteksi keberadaannya jika mempunyai
gejala-gejala seperti dibawah ini :
Pusing kepala
Sakit kepala atau pusing pada kepala merupakan gejala yang
umumnya terjadi pada penderita hipertensi. Terlebih lagi jika para penderitanya
memiliki tekanan lebih tinggi. Seringkali penderita hipertensi tidak sadar
bahwa sakit kepala yang sering menyerangnya adalah gejala awal terjangkitnya
hipertensi.
Mimisan
Jangan biarkan mimisan yang sering anda alami. Mimisan merupakan
suatu gejala awal terjadinya hipertensi.
Kesemutan
Semakin tinggi taraf hipertensi pada penderitanya, artinya
semakin mengakibatkan mati rasa atau biasa dikenal dengan kesemutan. Oleh karena
itu, segeralah untuk mengambil tindakan medis, karena hal ini yang dapat memicu
terjadinta stroke yang disebabkan adanya gejala hipertensi.
Mual
Muntah atau mual menjadi salah satu gejala awal
terjangkitnya hipertensi. Mual yang sangat disertai dengan mata yang
berkunang-kunang dan nafas yang dangkal akan semakin cepat. Segeralah mengambil
tindakan lebih lanjut untuk mengatasi permasalahan tersebut.
Jika anda memiliki gejala-gejala seperti diatas, segeralah
periksa ke dokter. Tekanan darah yang tidak terkontrol dapat menyebabkan pasien
jatuh dalam kondisi hipertensi yang dapat mengakibatkan kegagalan organ seperti
serangan jantung atau stroke.
Hipertensi yang tidak kunjung diobati dapat mengakibatkan
penyakit yang berbahaya, termasuk stroke, penyakit jantung, gagal ginjal dan
permasalahan lain yang menjalur ke mata.
Penyebab Penyakit Hipertensi
Setelah anda mengetahu bagaimana gejala awal hipertensi,
maka selanjutnya adalah beberapa penyebab penyakit hipertensi itu sendiri :
Obesitas
Kegemukan atau lebih biasa dikenal dengan obesitas sangatlah
tidak baik untuk kesehatan tubuh anda. Orang yang menderita obesitas akan mudah
terserang berbagai macam jenis penyakit. Misalnya saja Hipertensi yang akan
cepat menjangkit orang yang mempunyai gangguan obesitas. Hal ini dikarenakan
para penderita yang mengalami kegemukan pada seluruh organ tubuh, sehingga
organ pada tubuh penderita obesitas akan bekerja lebih keras. Jantung yang
berfungsi sebagai pengalir darah keseluruh tubuh akan bekerja lebih keras. Sehingga
akan mengakibatkan terjadinya gejala hipertensi.
Genetik
Apakah orang tua anda penderita hipertensi? Jika kedua orag
tua anda atau salah satu dari orang tua anda menderita penyakit hipertensi,
maka kemungkinan besar anda juga akan menderita penyakit hipertensi. Hal ini
karena gen yang dimiliki oleh orang tua anda akan anda miliki. Oleh karena itu,
jika anda memiliki orang tua yang menderita hipertensi, maka berwaspadalah
sejak dini agar tidak terkena penykit hipertensi.
Konsumsi garam
Badan kesehatan dunia atau WHO menganjurkan kita untuk tidak
mengkonsumsi garam kurang dari 6 gram setiap harinya. Kenapa? Karena garam
dapat mengakibatkan hipertensi.
Cara Mencegah Hipertensi.
Apakah anda sudah mulai melihat tanda-tanda hipertensi dalam
diri anda? Jangan berkecil hati, karena kita memiliki tips untuk mencegah
Hipertensi dalam tubuh kita. Bagaimana caranya? Lihat selengkapnya !
Pola Hidup Sehat
Pola hidup sehat artinya, memilih makanan yang baik, makanan
yang sehat dan bergizi serta dalam memilih jenis makanan usahakan untuk memilih
makana yang mengandung sedikit garam. Kurangilah
asupan garam dalam makanan andam jika anda adalah penderita hipertensi, maka
sebaiknya anda menghindari makanan yang banyak mengandung garam. Konsumsilah
makanan yang mengandung makanan yang sehat, maka dengan mudah anda gejala
hipertensi anda dapat diatasi.
Berhenti Merokok
Merokok merupakan cara yang dapat mengontrol dari gejala
hipertensi. Pembuluh darah anda akan sangat terganggu oleh rokok. Selain itu,
merokok juga dapat memprosese pengerasa pembuluh darah. Berhenti merokok
merupakan salah satu upaya untuk mengubah gaya hidup sehat dan melakukan
pencegahan gejala hipertensi.
Olahraga
Lakukanlah olahraga secara teratur. Olahraga secara teratur
dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Jika anda menderitaka tekanan darah
tinggi, maka pilihlah olahraga yang ringan seperti berjalan kaki atau lari dengan
santai ataupun berenang. Lakukan secara teratur selama min 30 menit dalam 3
kali seminggu.
Hindari Stres
Orang yang sering mengalami stres diperkirakan mengalami
penyakit hipertensi. Karena pada saat anda stres, maka tekanan darah dalam
tubuh bisa naik secara drastis. Bila anda ingin mengatasi permasalaha
hipertensi, maka anda harus menghindari stres dan mengusir berbagai macam
pikiran anda yang dapat menjadikan diri anda stres.
Nah, Bagaimana Dengan Anda? Sehat merupakan pilihan anda. Tentukan
mulai dari sekarang!

Comments
Post a Comment