Kulit anda mengalami reaksi tidak wajar setelah pemakaian sebuah
produk perawatan kulit atau gatal pada kulit akibat roduk wewangian? Jika benar,
maka kemungkinan Anda memiliki kulit sensitif. Guna mengetahui cara
penanganannya, kita harus mengenal terlebih dulu penyebab kulit menjadi
sensitif untuk mencegah iritasi pada kulit tidak terulang.
Kulit sensitif adalah kondisi kulit yang bereaksi secara
berlebihan pada faktor lingkungan. Reaksi kulit yang berlebihan ini kerap
dialami saat memakai kosmetik, sabun, sampo atau losion tabir surya. Kondisi kulit
sensitif bisa memburuk saat terpapr udara yang kering dan dingin. Meski tanda
iritasi tidak sellau terdeteksi, rasa gatal, perih, tersengat atau sensasi
kulit kencang umumnya selalu ada.
Baca :
Apa yang Membedakan Alergi dengan Kulit Sensitif?
Banyak orang berpikir kulit mereka sensitif, padahal bisa saja
hanya kesalahan memilih produk dengan bahan yang tidak sesuai terhadap jenis
kulit yang dimiliki. Di sisi lain, reaksi alergi saat sitem kekebalan tubuh
menjadi aktif dalam melawan benda asing yang dianggap menyerang tubuh. Akibatnya,
kulit menjadi terlihat :
- Memerah
- Terasa gatal atau perih
- Membengkak
Secara spesifik, alergi bereaksi terhadap penggunaan suatu produk
(krim perawatan wajah, rambut, cat kuku) atau bahan-bahan lain yang mengalami
kontak langsung dengan kulit. Sedangkan pada kondisi kulit sensitif, masalahnya
bukan pada bahan atau produk tertentu, tapi umumnya seberapa sering pemakaiannya.
Sebagai contoh, efek pemakaian produk yang secara khusus mengandung zat asam. Anda
mungkin baik-baik saja setelah menggunakan serum Vitamin C 10 persen, tapi saat
serum itu ditambah menjadi 20 persen, maka kulit anda bisa mengalami iritasi. Anda
tidak sepenuhnya alergi terhadap bahan-bahan tersebut, melainkan mengalami
iritasi dengan formula yang berbeda, mungkin dampaknya akan baik-baik saja.
Apa yang Menyebabkan Kulit Menjadi Sensitif?
Tiap orang memiliki pemicu reaksi kulit sensitif yang berbeda-beda,
di antaranya bisa disebabkan oleh paparan polusi dan perubahan suhu. Sebagian lagi
bisa terpicu oleh kebiasaan menjalani diet yang mengankibatkan penurunan berat
badan secara cepat dan atau efek suatu pengobatan tertentu. Pada dasarnya
kondisi-kondisi tertentu dapat melemahkan daya tahan lapisan kulit terluar. Alhasil,
kulit mengalami iritasi, terasa panas, dan mengelupas. Oleh karena itu,
disarankan untuk menghindari suhu yang ekstream dan lakukan pengelupasan kulit
satu kali seminggu. Dianjurkan juga bagi pemilik kulit sensitif untuk memilih
produk kulit tanpa wawangian, tanpa bahan aktif yang kuat seperti retinoid atau
asam glikolat seta dengan bahan pengawet minimal.
Penyebab lain sehingga kulit menjadi sensitif adalah terlalu sering
berganti produk dan perawatan kulit yang berlebihan. Banyak produk perawatan
kulit yang tersedia dan mendorong pengguna untuk berulang kali mengganti produk
demi menghasilkan perubahan yang lebih baik. Namun, mengganti produk
terus-menerus dan terlalu sering melakukan penglupasan kulit mati dengan bahan
aktif dapat merusak pertahanan kulit, bukan malah membangun perlindungan untuk
kulit.
Cara Benar Untuk Mengatasi Kulit Sensitif!
Kulit sensitif mudah mengalami peradagan. Kita harsu menanganinya
dengan baik dan tepat. Peradangan kronis bisa mengakibatkan penurunan kolagen
sehingga dampak efek penuaan menjadi makin cepat. Untuk menangani kulit
sensitif, beberapa langkah yang bisa dilakukan :
Pilih produk khusus untuk kulit sensitif. Ingat, makin banyak
jenis bahan kimia yang terkandung di dalam suatu produk, makin tinggi pula
kemungkinan adanya reaksi dari kulit. Umumnya, produk perawatan kulit organik
mengandung lebih sedikit bahan kimia, namun kandungan ekstrak tumbuhan dapat
menimbulkan alergi pada kulit.
Jika terdapat ruam, hindari ruam tersebut dari paparan sinar
matahari dan lindungi ruam dengan memakai pakaian tertutup (bila terdapat di
tubuh) atau topi (bila terdapat di wajah). Tiap ada ruam, kulit juga rentan
terkena infeksi, seperti staph atau MRSA yang berbahaya dan berdampak serius. Jadi,
saat Anda curuga mengalami infeksi, hubungi dokter segera untuk mendapatkan
perawatan dengan antibiotik jika dibutuhkan.
Secara umum, tidak baik menggunakan kirim obat, seperti cortisone
atau lidocaine sebelum berkonsultasi kepada krim obat yang mengandung bahan
kimia dapat memperparah ruam.


Comments
Post a Comment